
Suatu kali pada Oktober 1989, Jobs memberikan pidato di sebuah universitas. Ada seorang lulusan baru bernama Lauren Powell yang sedang duduk di auditorium. Jobs duduk disampingnya dan ingin mengenalnya lebih baik setelah dia memberikan pidato, yang kemudian mereka bertukar nomor telepon.
Jobs tidak bisa menunggu, sehingga pada hari yang sama dia meminta Powell keluar untuk makan malam. Seperti yang sering terjadi, ada satu kendala di jalan, Jobs harus menghadiri pertemuan.
Ketika duduk di dalam mobil, Jobs bertanya pada dirinya sendiri. Satu pertanyaan yang sangat penting;
“Apa yang akan saya lakukan jika ini adalah hari terakhir dalam hidup saya?”
Jobs tidak berpikir lama. Dia langsung kembali ke universitas dan bertemu dengan Powell dan membimbingnya untuk makan malam. Sejak saat itu mereka tak pernah terpisah, mereka menikah dua tahun kemudian.

Agar lebih dipahami bahwa, tidak ada yang abadi merupakan dasar untuk semua kebijaksanaan. Jika seseorang mengingat satu kebenaran mendasar ini, dalam hitungan detik jiwa mereka akan terbakar semangat dan perasaan. Menemukan keberanian baru untuk mengambil setiap kesempatan, mengambil semua resiko dalam permainan ini yang disebut dengan kehidupan, akan muncul dalam hati mereka
0 komentar:
Posting Komentar